sejenak 2

Embun pagi, Allah mengajarkan kesejukkan, kedamaian dan ketentraman hidup melalui ciptaan-Nya yang satu ini. Butir-butir air pagi itu begitu indah mengiringi pagi, menghiasawali hari untuk menunjukkan kepada manusia, bahwa begitulah sebaiknya kita memulai hari-hari. Ia begitu ikhlas, tidak peduli harus mengering terserap panas ketika sang Matahari menampakkan diri, tak pernah menangis walaupun harus berguguran diterjang kaki-kaki dan tangan manusia yang hendak menikmati kesegarannya, tak pernah menyesal walau takdir menghendakinya hidup hanya di pagi hari, dan ia juga tak merasa iri dengan bentuknya yang kecil-kecil.

Tentu, saat Allah tetap memberikan keterbatasan atas sepasang mata pemberianNya ini, sungguh berbahagialah orang-orang yang tetap tunduk atas keagungan Allah yang maha besar, sungguh berbahagialah mereka yang kerap menangis dalam mengingat mati, membayangkan pedihnya azab Allah seraya menangis agar Allah menyertakannya dalam golongan yang menerima nikmatnya surga, berharap Baginda Rasulullah mengenalinya sebagai ummatnya di akhirat kelak.

A msg from a friend to friend.

Ya Allah, permudahkanlah urusan harianku, tetapkanlah pendirian imam dalam hatiku, kuatkan semangatku utk mengharungi liku2 hidup.. Sesungguhnya hanya Engkau tempat ku bermohon.

No comments: